Terbaru

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

5 Syawal Kudeta Militer Sudan sang Jenderal


Topswara.com -- Dua jendral yang sebelumnya bersatu atas nama kudeta
Berujung petaka dalam berebut kuasa
Militer versus paramiliter
Semenjak 15 April 2023 konflik Sudan pecah

Militer adalah ahlu quwwah di setiap irisan politik
Pemilik kekuasaan sejati dengan senjata sebagai tameng diri
Militer menjadi sasaran empuk oligarki untuk menumpulkan nalar kritis
Jiwa dipupuk bela negara tidak tahunya negara dikooptasi penjajah

Sudan dunia Islam tertumpah darah sesama muslimnya
Darah haram di bumi yang pernah terbebaskan
Demi kekuasaan sejengkal tanah kenegaraan
Kalah jadi abu menang jadi arang

Sudan bergejolak hebat
Memaksa warga negara asing dipulangkan ke negara masing-masing
Gencatan senjata mengistirahatkan pertempuran
Chaos, krisis, dan penjarahan di mana-mana 

Suatu waktu cobalah merenung
Kenapa sesama anak manusia berperang dan bertarung?
Belum usai konflik Rusia versus Ukraina
Dunia Islam Sudan digoncang penuh perseteruan

Wajah dunia Islam kembali luka
Rakyat ditumbalkan demi kepentingan kekuasaan yang menghamba
Bersekutu dan bersengkongkol dengan antek penjajah
Atau menjadi boneka pelayan tuan musuh tuk menunjukkan loyalitasnya

Wahai dua Jendral militer di Sudan
Allah sesungguhnya telah memilih Anda untuk bisa menjadi perisai umat Muhammad
Melindunginya dari perebutan kue kuasa musuh Allah dan Rasul-Nya
Menjadi prajurit sejati yang siap berjihad dan mati demi ilahi.

Senyampang kekuatan itu dalam genggaman Anda berdua
Berbaliklah mendongakkan moncong senjata kepada penjajah aslinya
Jadilah mujahid mulia yang melindungi umat dengan pengemban dakwahnya
Darah, jiwa, dan nyawa Anda lebih berharga karena bernilai jannah.


Oleh: Hanif Kristianto
Analis Politik dan Media Pusat Kajian dan Analisis Data
Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar