Terbaru

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Islam Membangun Generasi menjadi Pewaris Risalah Nabi di Era Digital


Topswara.com -- Digitalisasi saat ini telah menjadi bagian tidak terpisahkan dalam kehidupan, terutama bagi generasi. Sayangnya, ruang digital tidak hanya berisi konten positif, melainkan penuh konten merusak seperti pornografi, judi online, pinjaman online, cyber bullying, human trafficking, serta propaganda moderasi dan liberalisasi.

Semua itu tidak hanya menghancurkan kepribadian setiap individu, tetapi juga secara perlahan menghancurkan pondasi keimanan generasi muslim. 

Dilansir dari kompas.id (04/12/25), kaum muda dengan sumber daya keuangan yang lebih terbatas, terutama anak laki-laki, menjadi pihak yang paling terpapar algoritma iklan tentang cara menghasilkan uang dengan mudah, tetapi penuh risiko, seperti pinjaman dan judi online.

Fakta selanjutnya dalam kompas.id (01/11/25), sebuah lembaga riset dan analisis global menyebutkan, 81 persen masyarakat Indonesia lebih aktif di media sosial. Pengguna medsos itu didominasi oleh gen Z kelahiran 1997-2012. 

Durasi penggunaan media sosial oleh gen Z justru melebihi generasi-generasi sebelumnya. Berbagai aplikasi yang sering digunakan yaitu TikTok, Instagram, hingga YouTube.

Inilah tantangan besar umat hari ini, yaitu mempertahankan keimanan dari infiltrasi pemahaman sekulerisme. Agama telah dipisahkan dari urusan dunia. 

Negara tidak hadir sebagai penjaga akidah umat, melainkan berfokus pada pertumbuhan ekonomi, investasi, dan kepentingan industri yang justru merusak dan mengikis nilai-nilai Islam.

Oleh karena itu, pentingnya dalam menjaga etika bermedia sosial. Generasi harus didorong untuk menjadikan media sosial sebagai sarana untuk memberi solusi yang benar. 

Sebagaimana Allah telah memperingatkan dalam firman-Nya:
"Wahai orang-orang yang beriman, jika seorang fasik datang kepadamu membawa berita penting, maka telitilah kebenarannya agar kamu tidak mencelakakan suatu kaum karena ketidaktahuan(-mu) yang berakibat kamu menyesali perbuatanmu itu."
(TQS. Al-Hujurat[49]:6)

Karena itu, tugas menyadarkan umat tidak hanya dengan individu, melainkan tanggung jawab umat bersama. Tentunya, peran negara sangat penting dalam upaya memperbaikinya sesuai dengan syariat Islam. 

Sesungguhnya generasi muslim adalah pewaris risalah nabi. Generasi yang dituntut untuk memiliki jiwa kepemimpinan yang mempunyai kekuatan iman, kesabaran, serta keberanian untuk menyebarluaskan risalah nabi demi tegaknya Daulah Khilafah. 

Dalam pandangan Islam, masa muda adalah masa emas, dimana dalam fase ini kekuatan fisik dan semangat idealisme bersatu. Mereka harus mengerahkan jiwa dan raga demi menjalankan perintah sesuai syariat dan meraih ridha Allah SWT. 

Berbeda dengan kondisi generasi muda saat ini, mereka jauh dari ketaatan kepada Allah dan Rasul-Nya. Digitalisasi kapitalistim membawa mereka pada kerusakan mental yang berujung pada tindak kejahatan. Konten negatif yang tersebar luas, platform digital yang tidak mendidik kini bebas dijadikan media hiburan dalam menjalankan kehidupan. 

Disinilah peran negara sangat berpengaruh terhadap kehidupan yang menerapkan aturan Islam. Generasi yang akan meneruskan risalah nabi adalah generasi yang memiliki jiwa kepemimpinan Islam, yang siap mengokohkan keimanan dan siap memperjuangkan Daulah Islamiah demi tegaknya khilafah. 

Dalam daulah Islam, seorang khalifah memiliki visi misi dalam mewujudkan generasi terbaik sekaligus pemimpin peradaban,sehingga berkomitmen kuat terhadap kualitas generasi muda. 

Negara akan melakukan langkah preventif untuk membentengi generasi muda dari pengaruh media digital, yaitu menerapkan sistem pendidikan Islam, optimalisasi peran orang tua sebagai madrasah ula, dan sinergi masyarakat untuk amar makruf nahi mungkar.

Sebagaimana sabda Rasulullah SAW:
“Sebaik baik manusia adalah generasiku, kemudian generasi setelahnya, kemudian generasi setelahnya “ (HR. Bukhari dan Muslim) 

Maka dari itu, kita harus sama-sama menopang dakwah melanjutkan kehidupan Islam sesuai dengan risalah nabi. Dengan cara mengokohkan keimanan dengan akidah Islam, akan menghadirkan generasi pewaris risalah Nabi.

Wallahu’alam bishawab.


Oleh: Kamelia Agustina
Muslimah Peduli Generasi
Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar