Terbaru

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Kualitas Seseorang Sangat Dipengaruhi Oleh...


Topswara.com -- Pemerhati Remaja, Kak Novia Desti mengungkapkan pentingnya memilih lingkungan pertemanan karena kualitas seseorang itu sangat dipengaruhi oleh siapa yang menjadi tema dekatnya.

"Berbagai hadis menegaskan kualitas seseorang sangat dipengaruhi oleh siapa yang menjadi teman dekatnya. Seperti hadits yang mengungkapkan, agama seseorang sangat dipengaruhi agama teman dekatnya. Dan perumpamaan teman baik seperti pemilik minyak wangi, sementara teman buruk seperti pandai besi yang dapat menularkan pengaruh tidak baik,” ungkapnya dalam kajian bulanan remaja, Soul Sisters: Growing Together, Ahad (16/11/2025) di Depok.

Oleh karena itu, menurut Kak Novia, dalam memilih teman juga harus dipilih agar bisa menguatkan dalam kebaikan. Adapun kriteria teman yang seharusnya dipilih, yakni baik, beriman, dan bertakwa, berakhlak mulia, mendorong kepada kebaikan, memberi pengaruh positif, menjadikan persahabatan sebagai sarana dakwah serta ikhlas dan tulus. 

"Karena teman yang memenuhi kriteria tersebut dapat menjadi “soul sisters” yang saling menguatkan dalam kebaikan,” ujarnya.

Menurutnya, memiliki teman yang baik adalah bagian dari ibadah yang berpahala. Sebagaimana yang disebutkan dalam Al-Qur’an surah at-Taubah ayat 119 memerintahkan orang beriman untuk bertakwa dan bersama orang-orang yang benar.  

Apalagi lanjutnya, dalam Islam juga Allah SWT memerintahkan untuk saling mengenal antar sesama manusia karena manusia tidak dapat hidup sendiri. Sebagaimana yang dijelaskan dalam Al-Qur’an surah al-Hujurat ayat 13 yang isinya menerangkan manusia diciptakan berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar saling mengenal.

Salah Memilih Pertemanan

Ia menjelaskan sisi negatif ketika seseorang salah memilih lingkungan pertemanan akibatnya dapat berupa, terjerumus ke dalam dosa, jauh dari Allah dan lalai beribadah. Hidup tidak tenang dan penyesalan di akhirat, sehingga ini menjadi pengingat agar setiap individu selektif dalam memilih dengan siapa ia banyak berinteraksi.

Untuk menghindari pengaruh buruk, dia menegaskan, setiap Muslim dianjurkan memiliki prinsip sebagai pondasi diri, yaitu membangun kepribadian Islam (syakhsiyah Islamiah). Hal ini meliputi pola pikir dan pola sikap Islam, serta menjadikan Islam sebagai tolak ukur dalam setiap tindakan, termasuk dalam memilih teman.

“Memilih lingkungan yang mendukung ketaatan, bukan sekadar kesenangan, menjauhi lingkungan yang mengajak pada kemaksiatan, saling menasihati dalam kebaikan, bergabung dalam komunitas yang sehat dan bermanfaat, mengikuti kajian Muslimah, enantiasa berdoa kepada Allah agar diberikan teman yang baik. Dalam sebuat hadis, disebutkan dua orang yang saling mencintai karena Allah akan mendapatkan naungan di hari kiamat,” bebernya.

“Sahabat sejati bukan yang membuat hidupmu selalu mudah, tetapi yang membuatmu selalu ingat Allah,” pungkasnya.[] Fitriyani
Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar