Terbaru

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Islam Solusi dan Mampu Atasi Kejahatan Seksual pada Anak


Topswara.com -- Miris dan meresahkan adanya kejadian yang selalu terulang, yang mengakibatkan hilangnya kehormatan dan masa depan anak-anak. Baru-baru ini  Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) meminta pelaku pemerkosaan dan penganiayaan siswi SD penghuni panti asuhan di Malang, Jawa Timur, di jatuhi hukuman maksimal. 

Kendati demikian, Komisioner KPAI Jasra Putra mengingatkan, pemberian sanksi harus sesuai Undang-Undang No 11 tahun 2012 Tentang Sistem Peradilan Pidana Anak, sebab ada pelaku yang usianya belum dewasa. “Memberikan hukuman sesuai dengan UU perlindungan anak, terutama bagi pelaku dewasa bisa diberikan hukuman maksimal” kata Jasra, melalui keterangan tertulis, (24/11/2021). Jasra juga menyayangkan rekaman video penganiayaan terhadap siswi SD tersebut di unggah di media sosial.(Kompas, 24 November 2021)

Kejadian kelam yang terjadi pada anak-anak yang merupakan korban kekerasan seksual selalu terjadi, melukai fisik anak maupun melukai batinnya. Efek yang terjadi adalah anak mengalami trauma yang berkepanjangan bahkan hingga dewasa. 

Anak merupakan Amanah yang semestinya mendapatkan keamanan dan perhatian yang lebih, agar tumbuh menjadi generasi yang sehat jiwa maupun raga. Selama ini telah berbagai upaya yang telah dilakukan oleh (KPAI). 

Faktanya kejadian tersebut masih sering terjadi dan tidak berkesudahan. Ketika Pelaku sebelumnya diberikan hukuman, lahir kembali pelaku-pelaku yang lain, hal ini disebabkan karena tata kehidupan yang sedemikian bebas akibat sekulerisme yang memisahkan agama dengan aktivitas kehidupan, dan akidah Islam tidak lagi menjadi rujukan bagi sendi-sendi kehidupan. 

Kemudian tidak ada aturan dan batasan pergaulan  baik laki-laki maupun perempuan serta mudahnya menemukan tontonan maupun video-video yang dapat merusak pikiran yang menjadikan peluang untuk melakukan kekerasan seksual pada anak. 

Islam agama rahmatan lil'alamin yang konsen terhadap  anak-anak. Islam memberikan perlindungan dan menyayangi terhadap anak-anak. Anak-anak merupakan generasi penerus bangsa yang akan membawa peradaban yang maju di masa yang akan datang. 

Oleh karena itu, Islam memiliki metode yang baik dalam memberikan perlindungan terhadap anak-anak, agar  mendapatkan kehidupan yang aman dan tenang. 

Metode yang pertama adalah peranan dari dalam lingkungan inti yaitu keluarga, yang mana keluarga merupakan pendidikan pertama dalam mengajarkan berbagai pengetahuan terhadap anak. Keluarga wajib menerapkan akidah Islam sebagai landasan dalam pendidikan anak. 

Keluarga bertugas mengarahkan anak-anak kepada yang makruf dan mencegah yang mungkar. Keluarga memiliki kewajiban untuk memberikan wawasan tentang tsaqofah Islam, dan berkewajiban memberikan perlindungan serta kenyamanan kepada anak-anak. 

Selanjutnya, peranan dari luar yaitu lingkungan masyarakat dan Negara yang seharusnya menjadi pendukung  dalam pengasuhan anak, diantaranya memberikan lingkungan yang Islami, mewajibkan saling menjaga, dan saling mengingatkan dalam ketaatan kepada Allah. 

Menyuguhkan tontonan yang baik berupa video maupun gambar-gambar yang beredar, kemudian membentuk lingkungan yang memiliki pondasi keimanan yang kuat yang berlandaskan Al-Qur’an dan As-Sunnah. Hal tersebut akan mampu mencegah terjadinya kejahatan pada anak dengan mewujudkan aturan Islam secara kaffah. Wallahua’lam bissowab.


Oleh: Susanti Lies
Aktivis Muslimah Kayumanis Bogor
Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar