Terbaru

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Founder The Art of Dakwah Ungkap Penyakit Orang Berilmu


Topswara.com -- Founder Art of Dakwah Ustaz Asep Supriatna mengatakan orang berilmu bisa terkena penyakit karena sombong.

"Penyakit orang berilmu seperti disebutkan oleh para ulama adalah kesombongan," tuturnya kepada Topswara.com, Senin (21/6/2021).

Ia menambahkan, sombong bisa berupa karena ilmunya yang dimiliki, sombong bahwa dirinya lebih pintar, lebih paham, lebih menguasai, lebih mumpuni dibandingkan orang lain. 

"Sombong bahwa karena ilmunyalah dia bisa mendapatkan ini dan itu. Sombong sehingga dia menolak kritik dan masukan dari orang lain, menolak kebenaran dari orang lain. Sombong bahkan sampai merendahkan orang lain," ungkapnya.

Misalnya ia mencontohkan, ketika  menguasai ilmu tertentu, lalu diberi amanah dan permintaan untuk mengajar. Kalau tidak hati-hati, ketika tampil di depan orang lain syaitan bisa masuk dalam bentuk rasa sombong di hati. Bangga ketika dipuji oleh audiens

"Merasa puas hati ketika orang lain bertepuk tangan memuji penampilan, dan pembicaraan kita. Tetapi ketika ada yang memberikan masukan, feedback, kritikan, kita nggak terima. Berkilah dan menyangkal. Ketika itu terjadi, sadarilah bahwa di hati kita ada benih kesombongan. Inilah bahaya ilmu," tegasnya.
 
Ia mengutip pesan dari Ibnu Taimiyah, "Dan kebanyakan dari orang-orang yang menyandarkan diri kepada ilmu diuji dengan kesombongan sebagaimana kebanyakan dari ahli ibadah diuji dengan kesyirikan. Dan oleh karenanya, sejatinya perusak ilmu adalah kesombongan dan perusak ibadah adalah riya," jelasnya.

"Berhati-hatilah akan bahaya atas ilmu yang ada. Sadarilah bahwa ilmu kita hanya amanah dari Allah, titipan dari Allah. Kita tahu karena Allah mudahkan dan takdirkan kita tahu dan paham. Kita mengerti karena Allah yang membuka hati dan pikiran kita sehingga kita bisa paham. Sadari itu. Sehingga ilmu kita tidak menyeret kita pada kesombongan, merasa kita lebih baik dan lebih hebat dari orang lain. Yuk benahi hati, tata hati sebelum kita berbicara," pungkasnya. [] Munamah
Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar