Terbaru

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Perhatian Sang Kakek kepada Kecerdasan dan Kecerdikan Syekh Taqiyuddin An Nabhani


Topswara.com -- M. ‘Ali Dodiman mengatakan, kecerdasan dan kecerdikan Syekh Taqiyuddin An Nabhani telah menarik perhatian sang kakek.

“Kecerdasan dan kecerdikan Syekh Taqiyuddin An Nabhani yang nampak saat mengikuti majelis-majelis ilmu tersebut telah menarik perhatian kakeknya,” tuturnya dalam Buku Memoar Pejuang Syariah dan Khilafah 2012.

Ia  mengungkapkan, Syekh Taqiyuddin An Nabhani adalah sosok ulama yang tumbuh dalam suasana keagamaan yang kental. “Beliau mendapat didikan ilmu dan agama di rumah dari ayah beliau sendiri, seorang syekh yang faqih fiddin,” ungkapnya.

Selain itu menurutnya, Syekh Taqiyuddin juga merupakan cucu Syekh Yusuf An Nabhani yang tak lain adalah seorang qadly (hakim), penyair, sastrawan dan ulama terkemuka dalam Daulah Utsmaniyah.

“Beliau banyak mendapat pengaruh dari kakek beliau, Syekh Yusuf An Nabhani, dan menimba ilmu beliau yang luas,” bebernya.

Pemahaman Syekh Taqiyuddin pada masalah-masalah politik menurutnya, tak bisa dipisahkan dari peran sang kakek yang memiliki hubungan erat dengan para penguasa Daulah Utsmaniyah.

“Beliau banyak menarik pelajaran dari mejelis-majelis dan diskusi-diskusi yang diselenggarkan oleh kakek beliau, Syekh Yusuf An Nabhani,” jelasnya.

Ia menuturkan, sang kakek begitu memperhatikan Syekh Taqiyuddin hingga berusaha meyakinkan sang ayah untuk mengirimnya ke Al Azhar untuk melanjutkan pendidikan ilmu syariah.

“Syekh Taqiyuddin kemudian meneruskan pendidikannya di Tsanawiyah Al Azhar pada tahun 1928 dan pada tahun yang sama beliau meraih ijazah dengan predikat sangat memuaskan,” pungkasnya.[] Aprilia Soga
Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar