Terbaru

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Islam Kaffah Solusi Bullying


Topswara.com -- Maraknya kasus bullying menjadikan persoalan serius bagi negeri ini. Bagaimana nasib bangsa kita kedepan jika generasi muda masih banyak yang melakukan bullying. Padahal generasi muda harusnya berkualiatas baik, berahklak baik dan berilmu. Dengan banyaknya kasus bullying ini pun sungguh menjadi kegelisahan bagi orang tua.

Dampak bullying yang paling ringan bagi korban adalah trauma, terganggunya kejiwaan yang berkelanjutan di kehidupan nya. Bahkan yang paling bahaya adalah berujung pada kematian. Kehidupan Masyarakat saat ini yang aktif di sosial media menjadikan salah satu penyebab terus berkembangnya kasus-kasus bullying terutama pada anak-anak usia sekolah sampai dikalangan mahasiswa. 

Menurut Badan Pusat Statistik (BPS), mayoritas siswa yang mengalami perundungan, atau yang sering disebut sebagai bullying, di Indonesia adalah laki-laki. Persentase kasus bullying di kategori siswa kelas 5 SD pada siswa laki-laki mencapai 31,6 persen, sementara siswa perempuan mencapai 21,64 persen dan secara nasional sebesar 26,8 persen. (republika.co.id/21/10/2023)

Menanggapi kasus tersebut, Prof. Dr. Susanto, Mantan Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) untuk periode 2017-2022 telah meluncurkan Gerakan Pelopor Anti Bullying melalui Olimpiade Anti Bullying tingkat nasional bagi pelajar tingkat SD/MI, SMP/MTs, dan SMA/SMK/MA. 

Gerakan ini akan diselenggarakan oleh Sang Juara dengan mengakses situs web Sang Juara https://sangjuara.or.id/. Selanjutnya, peserta harus mendaftar untuk mengikuti ujian kompetensi dasar (TKD) antibullying dengan menjawab soal kompetisi online yang telah disediakan melalui sistem Sang Juara. (republika.co.id/21/10/2023)

Lantas, mampukah program tersebut menghilangkan kasus bullying saat ini Harus kita pahami bahwa akar persoalan  meningkatnya kasus bullying adalah karena lingkungan kehidupan kita yang sangat jauh dari Islam. 

Kehidupan sekular kapitalisme yang diterapkan dinegeri ini adalah akar dari semua permasalahan kehidupan termasuk kasus bullying. Untuk menyelesaikan bullying secara tuntas membutuhkan peran serta semua pihak dan juga solusi komprehensif. Sekularisme tidak akan mampu memberikan solusi komprehensif. 

Hanya syariat islam kaffah yang pasti mampu menyelesaikan kasus bullying hingga keakar-akar nya. Penerapan islam kaffah dalam naungan khilafah akan menerapkan seluruh aturan Islam dalam berbagai aspek kehidupan. 

Penerapan sistem Islam kaffah akan mewujudkan generasi yang beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT serta berakhlak baik. Semua itu karena sistem khilafah akan menerapkan sistem pendidikan Islam yang menjadikan akidah islam sebagai dasar dari penerapan kurikulumnya. Pendidikan di dalam islam akan melahirkan generasi yang bersyaksiyah Islam. 

Selain itu, sistem khilafah akan menerapkan sistem sanksi yang tegas jika terjadi pelanggaran terhadap hukum syariat termasuk kasus bullying yang memberikan dampak buruk bagi generasi. 

Khilafah akan memberikan sanksi jera sehingga tidak akan ada lagi perbuatan yang serupa apalagi terus berulang. Kemudian, media informasi dan komunikasi didalam sistem khilafah akan benar-benar memberikan informasi yang mendidik. Media Informasi dalam sistem khilafah tidak akan menayangkan tayangan berisi konten-konten kekerasan.

Maka, hanya sistem Islam yang mampu memberantas kasus bullying. Sudah saat nya kita menjadikan Islam kaffah sebagai solusi dalam segala problematika kehidupan kita.

Wallahua’lam Bisshawab.


Oleh: Trisna Darsiah 
Aktivis Muslimah
Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar