Terbaru

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Analis Ungkap Pendidikan Akademis Saja Belum Cukup


Topswara.com -- Analis Mutiara Umat Institute, Heni Trinawati, S.Si. mengungkapkan, pendidikan akademis saja belum cukup.

"Jadi kalau zaman sekarang memang belum cukup. Karena pendidikannya berbasis dari sebuah pondasi yang keliru yaitu demokrasi," ujarnya dalam acara True Love Never Lies di hadapan puluhan Muslimah dan tayang secara live via Instagram Teman Surga Mungkid, Ahad (13/02/2022).

Ia menyebutkan, parameter benar bisa menjadi salah sebagaimana zina yang harusnya salah, bisa berubah benar.

"Di dalam Permendikbud Ristek yang diperdebatkan beberapa kalangan, karena terdapat kalimat zina itu diperbolehkan ketika ada persetujuan (sexual consent)," ungkapnya.

Kak Heni, sapaan akrabnya, menyinggung kasus mahasiswi yang bunuh diri dengan minum sianida di hadapan nisan bapaknya. "Enggak bisa menyalahkan zinanya, karena yang menjalani suka sama suka," tegasnya.

Sehingga dia menyarankan kepada para remaja Muslim untuk menambah tsaqafah Islamnya.

"Kita harus mencari kajian-kajian yang itu mendatangkan perubahan pada pola perilaku kita, kajian Islam kaffah agar selamat dunia akhirat," cetusnya.

Jurnalis TintaSiyasi ini menyebut ketika Islam ditegakkan dalam sistem kehidupan, pendidikannya mampu melahirkan orang-orang berkepribadian Islam.

"Sistem pendidikannya pun asasnya juga Islam sehingga melahirkan ulama-ulama sekaligus ilmuwan yang taat kepada Allah," bebernya.

Dia menyebut, sistem Islam bukanlah sistem yang maksiat. "Kalau sekarang sistemnya membuka pintu maksiat lebar-lebar," pungkasnya.[] Ummu syifa
Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar