Topswara.com -- Pendidikan berkualitas dengan suasana yang aman dan nyaman merupakan hak bagi setiap warga negara. Meskipun kondisi pasca bencana negara memiliki kewajiban untuk bersegera memenuhi kewajibannya untuk memperbaiki fasilitas sekolah dan pesantren yang rusak.
Dikutip dari kompas.com (12/01), sebanyak 747 sekolah berbagai jenjang pendidikan masih berlumpur di Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, hingga Senin (12/1/2026).
Masih ada ratusan sekolah di Aceh Utara masih Berlumpur. 120 pesantren dan balai pengajian rusak akibat banjir bandang. Pemulihan ratusan fasilitas pendidikan yang rusak akibat bencana adalah tanggung jawab negara, tidak boleh dibebankan pada masyarakat.
Negara harus hadir dalam berbagai upaya untuk mengembalikan lagi tempat sekolah yang rusak harus dilakukan secara cepat dan tepat. Sehingga proses belajar mengajar bisa dilakukan dengan maksimal untuk keberlangsungannya proses belajar mengajar di sekolah.
Pendidikan anak-anak sekolah terdampak bencana harus dijamin negara, tak hanya fasilitas fisik tapi juga recovery mental dan membangun kepribadian Islam yang kokoh. Hal ini sangat diperlukan, mengingat mereka banyak yang kehilangan anggota keluarganya sehingga perlu pendekatan yang intensif agar menghilangkan luka maupun trauma akibat bencana.
Karena peran lembaga pendidikan dan pesantren sangat penting untuk menanamkan akidah yang kokoh, menyadarkan peran manusia sebagai pemimpin masa depan. Sehingga pendidikan harus membentuk kepribadian yang sahih berdasarkan akidah Islam.
Pendidikan Gratis dalam Islam
Islam mewajibkan negara untuk menjamin pendidikan gratis bagi seluruh warga negara. Tidak hanya sekadar gratis, akan tetapi fasilitas pendidikan juga memadai, guru memiliki kompetensi yang baik agar mampu mendidik dan menanamkan kepribadian tangguh.
Sistem pendidikan Islam berbasis akidah Islam dan bertujuan membentuk siswa memiliki kepribadian Islam. Peran ini harus menjadi perhatian negara, sekolah dan pesantren harus segera dipulihkan agar proses pendidikan tidak tertunda. Oleh karenanya, terlebih dahulu anggaran pemerintah harusnya diprioritaskan untuk daerah yang terdampak bencana.
Peran utama Muslim adalah menjadi khalifah di bumi, yaitu mengelola sumber daya alam untuk kesejahteraan dan kebaikan bagi kehidupan manusia, bukan merusaknya. Sudah saatnya kita melakukan perbaikan dengan menerapkan Islam kaffah di segala lini kehidupan.
Dengan demikian, hutan bisa dimanfaatkan tanpa merusak habitatnya, menjaga kelestarian alam serta satwa didalamnya. Memutus kerjasama dengan oligarki yang hanya merusak dan mengeksploitasi sumber daya alam.
Membangun kesadaran umat agar terlibat aktif dalam melahirkan generasi khoiru ummah yang siap menegakkan syariat Islam. Untuk itu pentingnya pemerintah mengubah sistem pendidikan kita berbasis Islam. Sehingga terlahir generasi yang bertakwa kepada Allah SWT dengan sistem kehidupan Islam serta menerapkan hukum-hukumNya.
Oleh: Munamah
Aktivis Muslimah

0 Komentar