Terbaru

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Peristiwa Penting di Bulan Ramadhan (Bagian 13) Perang Badar Kubro

Topswara.com -- Disepakati oleh para sejarawan dan pemerhati shirah, bahwa Perang Badar kubro terjadi pada tahun ke 2 hijriah. Tepatnya 13 Maret 623 M.
Kaum Muslimin di bawah komando Rasulullah SAW berhadap-hadapan melawan kaum musyrikin Makkah di bawah komando Abu Jahal bin Hisyam.

Badar adalah mata air milik seorang laki-laki bernama Badar. Rasulullah SAW keluar bersama kaum Muhajirin dan sebagian Anshar untuk mencegat kafilah dagang Quraisy. Beliau mengamanahkan Kota Madinah kepada 'Amr bin Ummi Maktum.

Rasulullah SAW mengutus dua orang mata-mata kepada kaum musyrikin: Basbas bin 'Amr dan Adi bin Ubay. Sedangkan pasukan garis belakang dipercayakan pada Qais bin Abu Sha'sha'ah.

Mengetahui kekuatan kafilah dagang Quraisy yang keluar dengan segenap kekuatan, Rasul mengajak para sahabatnya bermusyawarah. Mereka menyarankan agar Rasul tetap menghadapi musuh, kendati jumlah dan perbekalan mereka sedikit.

Pasukan Rasul berjumlah 314 orang. Di antara mereka ada penunggang kuda dan unta. Sedangkan pasukan Quraisy sekitar 1.900 orang. Rasul tiba terlebih dahulu di Badar. Pasukan Quraisy datang penuh kesombongan dan meremehkan kaum muslimin.

Tepat 17 Ramadan 2 H pada siang hari Jumat, meletus pertempuran sengit. Pasukan Muslimin melancarkan serangan hebat ke kaum Quraisy. Sebanyak 70 orang terbunuh dan 75 tertawan. Dari pihak kaum Muslimin, 14 gugur sebagai syuhada: 6 Muhajirin dan  8 Anshar.

Kemenangan ini membuat jiwa-jiwa Muslim tenang. Sebaliknya, jiwa-jiwa kafir guncang dan kekuatan mereka porak poranda. Inilah awal kehancuran kesyirikan di jazirah Arab. Kelak Islam berjaya setelah membebaskan mereka dari kejahiliyahan.

Semua atas pertolongan Allah SWT. Firman-Nya: "Dan sungguh Allah telah menolong kamu dalam perang Badar, padahal kamu dalam keadaan lemah" (Ali Imran: 123).

Di sadur dari buku Berjudul Peristiwa-peristiwa Penting di Bulan Ramadan karya DR Abdurrahman Al-Baghdady.


Oleh: Kholda Najiyah
Founder Salehah Institute
Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar