Terbaru

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Jika Ada Masalah Keluarga, Lakukan Komunikasi dan Klarifikasi

Topswara.com -- Dalam konteks manajemen konflik keluarga, Peneliti Raudhah Tsaqofiyyah Ajengan Yuana Ryan Tresna, menjelaskan bahwa suami dan istri harus melakukan komunikasi dan klarifikasi.

“Jika ada masalah keluarga, maka selesaikan antara suami istri. Lakukan komunikasi dan klarifikasi,” ujarnya dalam Pelajaran dari Peristiwa Hadis al-Ifk (Berita Dusta), pada Catatan Majelis Qiwamah Bulan ke-8.

Ia melanjutkan, jika langkah komunikasi dan klarifikasi tak membuahkan hasil, maka suami istri bisa melibatkan orang terdekat, keluarga, atau orang yang dapat dipercaya, sebagaimana yang dilakukan oleh ibunda Aisyah dan Rasulullah SAW ketika keluarga beliau diuji dengan adanya berita dusta.

“Misalnya Aisyah melibatkan kedua orang tuanya, dan Rasulullah melibatkan Ali bin Abi Thalib dan Usamah bin Zaid radhiallahu anhum,” lanjutnya.

Ia mengisahkan bahwa ujian berita dusta yang menimpa Aisyah tersebut sangat serius dan membuat hubungannya dengan Rasulullah menjadi "panas dingin". Karena hal itu bukan hanya tentang pribadi Aisyah binti Abu Bakr, tetapi tentang tuduhan dan serangan kepada Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam.

“Hal itu bukan hanya tentang pribadi Aisyah binti Abu Bakr, tetapi tentang tuduhan dan serangan kepada Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam,” kisahnya.

Ia juga mengingatkan untuk tidak mengambil keputusan saat sedang marah atau di saat bersedih, tetap tenang dan berpikir jernih sebagaimana Rasulullah yang tetap tenang, meski sudah terbesit menceraikan Aisyah.

"Tidak mengambil keputusan di saat sedang marah atau di saat sedang bersedih. Tenang dan berfikir jernih," tambahnya.

Ia juga mengingatkan agar suami istri senantiasa bersabar dan hanya minta tolong kepada Allah dengan perantaraan sabar tersebut, karena sabar adalah kebaikan dan sebab datangnya pertolongan.

"Senantiasa bersabar dan hanya minta tolong kepada Allah dengan perantaraan sabar tersebut," ujarnya.

Tidak lupa ia juga menjelaskan agar suami istri tetap berhusnuzhan kepada Allah dan kepada orang-orang bertakwa sebagaimana Rasulullah senantiasa husnuzhan bahwa Allah pasti akan menurunkan wahyu terkait masalah tersebut, sampai akhirnya Allah turunkan wahyu QS an-Nur: 11-20 yang membebaskan Aisyah dari segala tuduhan. 

"Rasulullah senantiasa husnuzhan kepada Allah bahwa Allah pasti akan turunkan wahyu terkait masalah ini, sampai akhirnya Allah turunkan wahyu QS an-Nur: 11-20 yang membebaskan Aisyah dari segala tuduhan," jelasnya.

Terakhir, ia menegaskan bahwa Allah pasti akan mengangkat derajat orang-orang bertakwa dan menghinakan orang-orang yang berbuat keburukan, seperti Allah menghinakan para pembuat berita dusta kepada Aisyah radhiallahu anha.

"Allah pasti akan mengangkat derajat orang-orang bertakwa dan menghinakan orang-orang yang berbuat keburukan, seperti Allah hinakan para pembuat berita dusta kepada Aisyah radhiallahu anha," tutupnya. [] Nurwati
Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar