Terbaru

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Jadikan Ramadhan Momentum Menata Hidup dengan Al-Quran


Topswara.com -- Konselor Keluarga dan Pengasuh Rumah Qur’an As-Salam Ustazah Reni Raden Sugriwo, mengajak kita bersungguh-sungguh, “jadikan Ramadan Momentum Menata Hidup dengan Al-Qur’an” tuturnya lembut pada Tarhib Ramadhan bertema Ramadhan Kurindu Saatnya Menata Hidup dengan Al-Qur’an di masjid Jami’ Al-Ikhlas Parung Bingung Depok. Ahad, 8/2/2026.

“Kita harus bersungguh-sungguh dengan suka cita untuk melapangkan kedatangan bulan Ramadhan, karena datangnya hanya satu tahun sekali,” sebutnya dengan penuh semangat.

Kemudian ia menyampaikan dengan pertanyaan, “kenapa umat muslim antusias menyambut Ramadan? Karena di bulan ini dianggap mentransformasi spiritual yang sangat istimewa, sebab datangnya hanya satu kali dalam setahun dengan pahala yang berlipat ganda,” jawabnya.

Reni mengungkap fakta kebahagiaan umat muslim itu, zaman dahulu para sahabat Nabi telah mempersiapkan diri jauh sebelum Ramadhan tiba. 

“Enam bulan sebelumnya mereka berdoa agar Allah mempertemukan mereka dengan bulan Ramadan dan enam bulan setelahnya tetap berdoa agar semua doa dan amal di bulan Ramadhan diterima oleh Allah SWT,” sebutnya berkaca-kaca.

“Puasa itu wajib bagi semua umat muslim yang beriman.” Ia menjelaskan bahwa puasa berarti menahan diri dari semua hal yang diharamkan oleh Allah, dan dilakukan sejak terbit fajar sampai matahari terbenam.

Lalu ia menjelaskan beberapa langkah persiapan menyambut Ramadhan, di antaranya menyiapkan bekal ilmu minimal fiqih Ramadhan, memperbanyak taubat, saling memaafkan sesama umat, dan memperbanyak amal saleh khususnya sejak bulan Rajab dan Sya’ban dilanjutkan hingga bulan Ramadhan.

Ia mengulangnya lagi bahwa indahnya segala amal yang dilakukan pada bulan Ramadhan karena nilai pahalanya dilipatgandakan, bahkan disebut mencapai sepuluh hingga tujuh ratus kali lipat, dan hanya Allah yang mengetahui pahala tersebut.

Reni menguatkan dengan dalil qath’i yang bersumber dari hadist Rasulullah SAW ‘Telah datang kepada kalian bulan yang penuh berkah, diwajibkan kepada kalian ibadah puasa, dibukakan pintu-pintu surga dan ditutuplah pintu-pintu neraka’ (HR. Ahmad).

Selain itu, ia juga menyampaikan pentingnya bahwa bulan Ramadhan adalah bulan diturunkan Al-Qur’an sebagai petunjuk (hudan) yang dibutuhkan umat manusia untuk terhindar dari kesesatan. adalah untuk perubahan dari kegelapan menuju cahaya, dan dari kejahiliyahan menuju kemuliaan peradaban manusia. Menurutnya, kewajiban terhadap Al-Qur’an sangatlah utama, mencakup membaca, menghafal, mentadabburi, mempelajari, mengerjakan, dan mengamalkan ajarannya.

“Karena jika kita mengabaikan Al Qur’an maka timbullah kemaksiatan, kedzaliman, kriminalitas, dan aktifitas yang menyimpan dari fitrah manusia,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa Ramadhan disebut Sayyidu Syuhur (penghulu segala bulan), saat pintu surga dibuka dan pintu neraka ditutup. Ustazah Reni mengajak jamaah untuk mempersiapkan diri menyambut “tamu agung” tersebut dengan meningkatkan kualitas ibadah dan memperdalam hubungan dengan Al-Qur’an.

Bulan Ramadhan adalah waktu yang tepat untuk menjaga ketaatan pada Al-Qur’an dan Reni menyayangkan jika merugi karena ibadah yang dilakukan tidak berdasarkan keimanan dan mengharapkan ridha Allah, puasa yang dijalaninya hanya mendapatkan lapar dan haus saja. Selain itu teruslah melakukan dakwah, mengajak kebaikan dan mencegah kemungkaran.

“Bersegeralah untuk bertaubat atas kedzaliman yang dilakukan sendiri. Selain itu senantiasa menyerukan taubat terhadap kezaliman yang dilakukan oleh penguasa,” tutupnya [] Sri Wulandari
Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar