Terbaru

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Mempertanyakan Penghargaan Bupati Bandung


Topswara.com -- Bupati Kabupaten Bandung Kang Dadang Supriatna kembali mencatat prestasi terbarunya dengan meraih penghargaan. Bupati Kang DS meraih penghargaan Apresiasi Tokoh Indonesia pada Selasa, 29 Agustus 2023. 

Ajang penghargaan Apresiasi Tokoh Indonesia ini merupakan garapan Majalah Tempo Group dan Kementerian Dalam Negeri. Karena prestasinya yang dinilai berhasil menumbuhkan nilai ekonomi di Kabupaten Bandung, Kang DS menjadi salah satu penerima penghargaan Apresiasi Tokoh Indonesia (jurnalsoreang.pikiran-rakyat.com)

Bupati Bandung Dadang Supriatna meraih penghargaan Indonesia Award 2023 dalam kategori Excellent Award for Initiative Strategic. Capaian ini diraih atas inovasi Dadang sebagai pemimpin daerah melalui hadirnya program unggulan pinjaman dana bergulir tanpa bunga dan tanpa jaminan di Kabupaten Bandung. detinews.com, Jumat (1/9/2023).

Dalam penyerahan penghargaan yang berlangsung Kamis (31/8) di Jakarta Concert Hall iNews Tower, Dadang menjelaskan program unggulan tersebut tercetus dari kekhawatiran dirinya terhadap maraknya transaksi di bank emok. 

Ia mengaku hal ini dilihatnya sejak menjabat sebagai anggota DPRD Kabupaten Bandung. Penghargaan yang diterima Bupati dalam menaikkan tingkat ekonomi di Kabupaten Bandung, pada kenyataannya jauh panggang dari api. 

Sistem kapitalisme hanya mengukur kesejahteraan dari angka-angka dan rata-rata tidak melihat kenyataan di lapangan. Masyarakat tidak butuh penghargaan, yang dibutuhkan kerja nyata. 

Kenaikan ekonomi riil hanya bisa didapatkan dengan sistem politik ekonomi Islam. Islam sebagai ideologi sempurna telah mewajibkan negara untuk melindungi harta rakyat dan menjamin kehidupan mereka. Rakyat adalah amanah. Mereka layaknya gembalaan yang wajib dijaga dan dilindungi oleh penggembalanya. 

Nabi SAW bersabda, "Imam / Khalifah itu pengurus rakyat dan dia akan dimintai pertanggungjawaban atas rakyat yang dia urus." (HR Al Bukhari dan Ahmad).

Rasulullah SAW misalnya, menyediakan dokter yang beliau terima dari raja Mesir untuk melayani umat. Umar bin Khaththab ra membangun rumah singgah untuk para musafir, disana mereka boleh makan dan beristirahat.

Islam mengancam para penguasa yang menelantarkan kebutuhan rakyat, apalagi menghalangi hak-hak mereka. Islam sudah menetapkan sumber-sumber pendapatan negara diantaranya dari harta kepemilikan umum seperti pertambangan, fa'i, 'usyr, ghanimah, kharaj, zakat, sedekah dan harta yang tidak ada ahli warisnya. 

Islam menciptakan sistem ekonomi yang memudahkan seluruh urusan rakyat. Tidak membebani apalagi mencekik leher rakyat. Demikian lah Islam menciptakan sistem kekuasaan dan para penguasa yang benar-benar mengurusi umat. 

Dengan dorongan takwa para penguasa Islam bekerja keras untuk melindungi dan menjamin kehidupan rakyat. Maka tidak ada alasan untuk tidak menerapkan syariat Islam. Dan itu merupakan kewajiban seluruh kaum Muslim sekaligus merupakan hak Allah yang wajib kita tunaikan.

Wallahu a'lam bish shawwab 


Oleh: Dewi Sulastini
Aktivis Muslimah


Sumber:
-jurnalsoreang.pikiran-rakyat.com/bandung/pr-1017057203/dinilai-berhasil-tingkatkan-ekonomi-di-kabupaten-bandung-kang-ds-raih-penghargaan-apresiasi-tokoh-indonesia
- detik.com/jabar/berita/d-6908176/inovasi-program-unggulan-antarkan-bupati-bandung-raih-indonesia-award
Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar